Friday, June 12, 2020

Sehatnya Teladan Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun

0

Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


ResepSehatBayi - Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama. Tidurnya bayi merupakan salah satu sarana mengikuti keadaan dengan lingkungannya yang baru. Udara yang dihirup ketika ia di dalam rahim tentu berbeda dengan udara di lingkungan bebas. Begitu pula dengan cahaya, temperatur, dan kelembaban di sekitarnya.

Selama waktu tidurnyaa pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh bayi akan bertambah secara pesat. Bagi bayi tidur merupakan dikala paling sempurna untuk mengumpulkan energi biar proses penyesuaian dan metabolisme di dalam tubuhnya berjalan lancar

 Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


Tidur Sehat  Bayi Usia 0 – 3 Bulan


Bayi yang gres lahir mempunyai kebutuhan waktu tidur selama 17 – 18 jam sehari pada beberapa ahad pertama kelahirannya dan berkurang secara perlahan sampai 15 jam per hari pada bulan ke-3. Dengan waktu selama 3 – 4 jam setiap kali ia tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Tips untuk Bunda :

Pastikan apakah kondisi popoknya masih kering atau sudah basah.
Bayi belum bisa tidur malam dengan jangka waktu yang lama, namun seiring dengan perkembangan usianya, Ibu sanggup melatihnya secara perlahan.
Bayi hanya sanggup beraktivitas selama 2 jam. Perhatikan gejala yang ditunjukkan bayi ketika ia mengantuk. Misalnya, sering menguap, mengucek-ngucek matanya, atau menangis. Bantulah ia biar segera tertidur. Kepekaan Ibu niscaya akan mengenali setiap gerakan yang ditunjukkan oleh bayi.
Selama beberapa hari pertama sesudah kelahiran, bayi Ibu justru akan terbangun waktu malam ketika Ibu akan tidur. Hal ini sangat normal kok, Bu. Tetapi ketika si Kecil sudah memasuki usia 2 minggu, latihlah ia untuk membedakan malam dan siang hari. Bangunkan ia pada pagi hari sambil membuka tirai dan membiarkan cahaya matahari pagi masuk. Pada malam hari, buatlah suasana kamar menjadi redup.
Biarkan si Kecil mengenali waktu tidurnya sendiri. Caranya? Letakkan ia di kawasan tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka.
Bayi yang gres dilahirkan hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI bila ia terbangun alasannya yaitu lapar waktu malam, namun pastikan lampu tidak menyala terlalu terperinci ketika Ibu menyusuinya. Hindari kebisingan dan pastikan suasana sekitar damai selama Ibu sedang menyusuinya.

Tidur Sehat Bayi Usia 3 – 6 Bulan


Mencapai usia di atas 3 bulan, umumnya kebutuhan waktu tidur bayi yaitu 15 jam sehari, dengan pembagian 10 jam di malam hari dan sisanya 3 jam di siang hari. Ibu masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusui, namun sudah tidak sesering ketika usia bayi di bawah 3 bulan. Kemudian, dikala usia si Kecil telah mencapai 6 bulan, secara fisik ia sudah bisa tidur sepanjang malam. Kebiasaan tidur bayi sangat tergantung pada referensi tidur yang sudah Ibu terapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Menetapkan waktu tidur malam dan siang pada jam yang sama biar referensi tidurnya terbentuk. Jam tidur malam yang baik bagi bayi yaitu antara pukul 19.30 – 21.00.
Jangan biasakan waktu tidur malam melewati jam tidur normal. Bayi Ibu mungkin saja tidak terlihat lelah dikala larut malam, namun bila Ibu perhatikan dengan seksama, akan ada gejala tertentu yang diperlihatkan bila ia melewati jam tidurnya.
Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama terutama pada waktu tidur malam, contohnya membersihkan badan, memijat lembut tubuhnya, mengganti pakaian, membaringkan di kawasan tidur, atau menunjukkan ciuman selamat tidur, akan membentuk referensi tidur si Kecil
Jika bayi Ibu cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam, bangunkan ia pada pagi hari biar jam biologisnya kembali normal. Bayi perlu mengikuti referensi tidur-bangun yang teratur setiap hari.
Saat ini bayi harus berguru tidur sendiri, tidak alasannya yaitu ia ditepuk-tepuk, dibelai.
Hindari kebiasaan menyusu pada waktu tidur, biar bayi tidak berpikir bahwa waktu menyusu yaitu juga waktu tidur. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menambah waktu menyusui di malam hari sebelum tidur.

Tidur Sehat Bayi Usia 6 – 9 Bulan


Bayi pada usia ini biasanya membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan sanggup tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Bayi sanggup membagi waktu tidur siangnya menjadi 2 bagian, masing-masing antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari pada siang dan sore. Ingat ya Bu, waktu tidur yang konsisten akan membantu membentuk referensi tidur anak.

Tips untuk Bunda :

Sekalipun pada rentang usia sebelumnya Ibu telah menyiapkan beberapa ritual sebelum ia tidur, namun pada usia inilah bayi Ibu mulai mengenali dan terbiasa dengan waktu tidur. Pastikan rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urutan yang sama setiap malam, biar ia mengetahui bahwa waktu tidur malamnya telah tiba.
Dengan mempunyai jadwal yang rutin, bukan berarti Ibu tidak bisa mengajak bayi untuk aktif dalam kegiatan tertentu lho! Tetap ajak ia bermain, berjalan-jalan, bahkan berwisata bersama Ibu. Asalkan kebutuhan waktu tidur hariannya terpenuhi.
Pada usia ini si Kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. Jika ia menangis, jangan segera mendatanginya, tunggulah beberapa dikala sampai ia damai sendiri. Atau bila Ibu merasa ia sangat memerlukan Ibu, bantulah biar ia tertidur kembali.
Bayi yang sebelumnya tidak mempunyai problem dan gangguan tidur, sangat mungkin suatu waktu mengalaminya. Ia bisa tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Apa penyebabnya? Karena pada waktu inilah bayi Ibu mulai berguru duduk, berguling, merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri. Terkadang, ia berlatih terlalu keras bahkan ketika waktunya ia harus tidur.
Menyusui si Kecil pada malam hari hanya akan mengganggu tidurnya. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah suami Ibu menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mengendus’ aroma ASI Ibu.

Tidur Sehat Bayi Usia 9 – 12 Bulan


Pada usia ini, kebutuhan waktu tidur bayi yaitu sebanyak 12 jam, termasuk tidur 2 kali pada siang hari, dengan usang 1,5 – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur bayi terpenuhi alasannya yaitu waktu tidur yang cukup sangat diharapkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Cobalah untuk janji dengan waktu tidur yang telah ditetapkan dan mantapkan langkah-langkah yang telah Ibu menetapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Tetaplah janji terhadap waktu dan rutinitas tidur malam. Pastikan biar rutinitas sebelum tidur menyenangkan bagi si Kecil. Misalnya, bila ia tidak terlalu suka mengganti baju, maka tempatkan hal ini di urutan paling atas sebelum kegiatan lain yang menyenangkan untuknya. Jika bayi mempunyai rutinitas harian yang dilakukan secara teratur tanpa berubah dari hari ke hari, maka sanggup dipastikan si Kecil akan lebih gampang tidur malam.
Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih dirinya tidur sendiri. Jika ia selalu bergantung pada kebiasaan-kebiasaan tidur menyerupai digendong, ditepuk-tepuk, atau ditemani maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak melihat Ibu di sisinya.

Kemampuan motorik yang sedang dilatih bayi mengakibatkan ia terlalu aktif untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak sanggup melaksanakan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Sebaiknya Ibu tidak menungguinya dan jangan mengajaknya bermain. Biarkan keadaan lampu tetap redup dan bujuk ia biar kembali tidur. Kecemasan alasannya yaitu tidak melihat Ibu ketika ia terbangun (separation anxiety) sanggup membuatnya menangis. Jika demikian, hampiri dan sapa si Kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Membiasakan bayi tidur sendiri sesudah usianya mencapai 6 bulan atau lebih, bukan berarti Ibu akan kehilangan saat-saat yang hangat bersama bayi. Dengan mengatur referensi tidurnya, bayi akan menjadi lebih sehat dan Ibu bisa meluangkan waktu untuk suami. Perhatian dan komunikasi melalui pembagian kiprah antara Ibu dan suami sanggup menciptakan segala kesulitan dalam membesarkan bayi menjadi lebih mudah.

Begitupun dengan komunikasi antara Ibu dan bayi. Meskipun terasa janggal ketika berbicara dengan bayi, Ibu bahwasanya sedang membangun korelasi secara mental. Terkadang, ia bahkan bisa ikut tertawa bila Ibu senang dan duka bila Ibu juga dalam keadaan sedih. Karena tidak ada yang sanggup mengerti bayi selain Ibu sendiri, jadi keterikatan secara emosional sangat penting dan perlu dijaga dengan komunikasi yang baik dari Ibu dan suami.



Pola Tidur Sehat Menjadikan Bayi Tumbuh dan Berkembang Sehat
Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Author Image
Aboutduoanggrek

Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

No comments:

Post a Comment